1. Barang,Harga,Promosi,Distribusi
Barang atau komoditas dalam pengertian ekonomi adalah suatu objek atau jasa yang memiliki nilai. Nilai suatu barang akan ditentukan karena barang itu mempunyai kemampuan untuk dapat memenuhi kebutuhan. Barang didefinisikan sebagai suatu produk fisik (berwujud, tangible) yang dapat diberikan pada seorang pembeli dan melibatkan perpindahan kepemilikan dari penjual ke pelanggan, kebalikan dengan suatu jasa (tak berwujud, intangible).
Harga
memiliki peranan yang sangat penting dalam mempengaruhi keputusan konsumen
dalam membeli produk, sehingga sangat menentukan keberhasilan pemasaran suatu
produk.
Definisi harga menurut Kotler dan Armstrong (2001:
439) adalah sejumlah uang yang dibebankan atas suatu produk atau jasa, atau
jumlah dari nilai yang ditukar konsumen atas manfaat-manfaat karena memiliki
atau menggunakan produk atau jasa tersebut.
Promosi
merupakan salah satu kegiatan pemasaran yang penting bagi perusahaan dalam
upaya mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan serta meningkatkaan
kualitas penjualan untuk meningkatkan kegiatan pemasaran dalam hal memasarkan
barang atau jasa dari suatu perusahaan. Promosi adalah segala bentuk komunikasi
yang digunakan untuk menginformasikan (to inform), membujuk (to persuade), atau
mengingatkan orang –orang tentang produk yang dihasilkan organisasi, individu,
ataupun rumah tangga (Simamora, 2003:285).
Pengertian
Distribusi menurut definisi para ahli mengatakan bahwa pengertian distribusi
adalah kegiatan penyaluran barang dan jasa yang dibuat dari produsen ke konsumen agar tersebar luas. Kegiatan distribusi berfungsi mendekatkan produsen dengan konsumen
sehingga barang atau jasa dari seluruh indonesia atau luar indonesia dapat kita
barang dan jasa tersebut. Kegiatan distribusi merupakan penghubung antara
kegiatan produksi dan konsumsi. Pelaku kegiatan distribusi dinamakan distributor. Dalam kegiatan ekonomi,
distribusi merupakan kegiatan yang berada di antara sampai ke tangan konsumen.
Barang yang telah dihasilkan oleh produsen agar sampai ke tangan konsumen
memerlukan adanya lembaga yang disebut dengan distributor.
2. a. pendapat tentang harga dapat memberikan dorongan
bagi produsen untuk membuat suatu produk
Menurut
saya masalah harga dapat memberikan dorongan bagi produsen karena produsen
memiliki prinsip ekonomi yaitu dengan cara menekan biaya produksi untuk
menghasilkan barang produksi sesuai yang diharapkan. Penetapan harga
telah memiliki fungsi yang sangat luas di dalam program pemasaran. Menetapkan
harga berarti bagaimana mempertautkan produk kita dengan aspirasi sasaran
pasar, yang berarti pula harus mempelajari kebutuhan, keinginan, dan harapan
konsumen. Berbicara harga berarti bicara tentang citra kualitas dan seberapa
tinggi ekslusifitasnya. Tinggi rendahnya harga sangat berpengaruh terhadap
persepsi kualitas, sehingga ikut menentukan citra terhadap sebuah merek atau
produk
Contoh
tindakan produsen yang berdasarkan prinsip ekonomi, diantaranya ;
- Menggunakan bahan mentah berkualitas tinggi dengan harga murah
- Menetukan lokasi pabrik yang dekat dengan bahan baku
- Memilih dan menetapkan barang yang akan diproduksi
- Menetapkan jumlah tenaga kerja dan alat-alat produksi agar biaya produksi dapat ditekan serendah-rendahnya
- Membuat analisis kebutuhan pasar agar barang yang diproduksi dapat laku terjual
- Produsen selalu mengusahakan agar hasil produksinya dibeli konsumen dengan harga terjangkau dengan mutu yang baik dan mampu bersaing
- Memperoleh keuntungan sebesar-besarnya b. pendapat tentang pengatur harga bagi konsumen dalam menerapkan pembeliannya
Menurut
pendapat saya pengaruh harga bagi konsumen dalam menetapkan dipengaruhi oleh
beberapa faktor.
Dibawah ini
saya akan menguraikan faktor bahwa harga yang mempengaruhi konsumen dalam
menetapkan pembelian :
- Harga yang tidak tepat akan berakibat tidak menarik bagi para pembeli untuk membeli barang tersebut. Penetapan harga jual barang yang tepat tidak juga selalu berarti bahwa harga haruslah ditetapkan rendah atau serendah mungkin.
- Ketika harga naik produsen juga akan menaikkan produksi sedangkan konsumen akan mengurangi pembelian, sebaliknya jika harga turun produsen akan mengurangi produksi agar barangnya laku di pasar dan konsumen akan membeli ataupun mengkonsumi lebih banyak.
- Banyaknya perusahaan perusahaan lain dalam binis menyebabkan terjadinya persaingan yang tinggi untuk dapat menjaga posisinya dan bertahan, perusahaan harus memahami karakteristik konsumen mereka dan memahami bagaimana konsumen dalam memutuskan pembelian, dengan memahami perilaku konsumen dalam proses pengambil keputusan, maka perusahaan akan dapat mempengaruhinya, sehingga konsumen tersebut nantinya akan menggunakan produk mereka
- Sering dijumpai bahwa apabila harga barang tertentu itu rendah maka banyak konsumen justru tidak senang karena dengan harga yang murah itu maka semua orang dapat memakai barang tersebut. Harga merupakan satu-satunya unsur marketing mix yang menghasilkan penerimaan penjualan, sedang unsur lain hanyalah unsur biaya saja. Walaupun penetapan harga merupakan persoalan penting, masih banyak perusahaan yang kurang sempurna dalam menangani permasalahan penetapan harga tersebut. Tingkat harga yang ditetapkan perusahaan berperan bagi konsumen dalam menentukan keputusan pembeliannya, karena dalam keputusan pembeliannya konsumen mengharapkan kualitas dan performa sesuatu produk atau jasa, harga dan biaya yang tidak terlalu mahal dalam artian sepadan dengan kualitas produk, keuntungan sosial sebagai hasil dari pembelian tersebut
- 3. yang
dimaksud dengan pasar dan Contoh
satu perusahaan yang menggunakan orientasi pasar dan manfaatnya untuk jangka
panjang a. Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Ciri khas sebuah pasar adalah adanya kegiatan transaksi atau jual beli. Para konsumen datang ke pasar untuk berbelanja dengan membawa uang untuk membayar harganya, akan terjadi tawar-menawar harga hingga terjadi kesepakatan harga. Setelah kesepakatan harga dilakukan, barang akan berpindah dari tangan penjual ke tangan pembeli. Kemudian pembeli akan menerima barang, penjual akan menerima uang, disaat itulah terjadi transaksi antara penjual dan pembeli.
b.
Perusahaan yang mampu bertahan dan berkembang adalah perusahaan yang mengacu
kepada strategi orientas pasar. Orientasi pasar merupakan suatu keharusan,
jadikanlah orientasi pasar sebagai budaya pada perusahaan. Hal ini akan
mengakibatkan terciptanya : kinerja bisnis yang tinggi, nilai pelanggan yang
superior, profitabilitas jangka panjang dan keunggulan daya saing perusahaan.
sumber:
http://www.landasanteori.com/2015/07/
http://www.artikelsiana.com/2014/11/
https://id.wikipedia.org/