Selasa, 10 November 2015

tugas pengantar bisnis 2



    1.Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan
    1.1  Pengertian Perusahaan
    Adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.
       1.2 Lingkungan Perusahaan
    Keseluruhan dari factor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.
    Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
    1.   Lingkungan Eksternal
    Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusahaan.
    Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
    A)    Lingkungan eksternal makro
    Adalah lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh :
  • Keadaan alam => SDA, lingkungan.
  • Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan.
  • Hukum
  • Perekonomian
  • Pendidikan dan kebudayaan
  • Social dan budaya
  • Kependudukan
  • Hubungan internasional.
B)     Lingkungan eksternal mikro
Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
  • Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
  • Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
  • Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
  • Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
2.   Lingkungan Internal
Adalah factor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.
Contoh :
  • Tenaga kerja
  • Peralatan dan mesin
  • Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
  • Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
  •  
  • . Tempat dan Letak Perusahaan
    Pemilihan tempat dan letak perusahaan, factor penting untuk menjamin tercapainya:
    • Tujuan perusahaan
    • Efisiensi perusahaan
    • Daerah pemasaran produk
    • Pindah tempat : tidak ekonomis dan peraturan pemerintah
    2.1. Tempat Kedudukan Perusahaan
    Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya. seperti lembaga pemerintahan, lembaga keuangan, pelanggan dan sebagainya.

    2.2.  Letak Perusahaan
    Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya. Faktor-faktor yang mempengaruhi baiaya: ketersediaan tenaga kerja, ketersediaan modal, transportasi, kedekatan pasar, kesesuaian iklim.


    2.3. Jenis-Jenis Letak Perusahaan
           Dibedakan menjadi 4, yaitu :
    • Terikat pada alam
                Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
                Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
    • Terikat sejarah
                Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu  daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
                Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.
    • Ditetapkan oleh pemerintah
    Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan.
    Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin.
    • Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
    Yang bersifat industri adalah : ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.

    Perbedaan letak perusahaan dan tempat kedudukan perusahaan terletak pada fungsinya. Tempat kedudukan perusahaan berfungsi sebagai tempat administrasi perusahaan tersebut dan cenderung ke kota-kota besar, sedangkan letak perusahaan berfungsi sebagai tempat mengolah produk (keadaan fisik perusahaan untuk melaksanakan kegiatan operasional).

    3. Perusahaan dan lembaga sosial

    Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi.
    Contoh jenis-jenis perusahaan :
    1.     Perusahaan Manufaktur
    2.     Perusahaan Dagang
    3.     Perusahaan Jasa
    4.     Perusahaan Perseorangan
    5.     Perusahaan Persekutuan

    Lembaga sosial atau dikenal juga sebagai lembaga kemasyarakatan salah satu jenis lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dan prosedur dalam melakukan hubungan antar manusia saat mereka menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup
    contoh lembaga sosial dan asosiasinya :
    1.     Lembaga Perkawinan      : KUA (kantor urusan agama)
    2.     Lembaga Pendidikan       : SMA, SMP, SD, Perguruan Tinggi
    3.     Lembaga Agama             : Masjid, Gereja, Pura
    4.     Lembaga Pemerintahan   : Partai, Parlement
    5.     Lembaga Perekonomian  : PT, CV, Firma

    Perbedaan perusahaan dan lembaga social
    Perusahaan didirikan untuk mendapatkan keuntungan/profit
    Perusahaan lebih bersifat komersil,mencari materi sebesar besarnya
    Perusahaan memfokuskan kegiatannya untuk meningkatkan nilai perusahaan
    Perusahaan memberikan kesempatan kerja untuk mengurangi pengangguran
    Perusahaan meningkatkan pendapatan pemerintah melalui pajak dan juga prestise

    Sedangkan lembaga social tujuannya dibentuk bukan untuk  mendapat keuntungan melainkan untuk kepentingan bersama,berorientasi tidak mencari keuntungan/non profit
    Lembaga sosial bersifat sukarela,tidak mencari materi
    Lembaga sosial memfokuskan memberikan pedoman kepada anggota masyarakat tentang sikap dalam menghadapi masalah di masyarakat
    Lembaga sosial melayani masyarakat luas sesuai dengan bidangnya
    Lembaga sosial mendapatkan pemasukan atau modal dari sumbangan,hibah,atau subsidi pemerintah dan dermawan yang menjadi sumber pendapatannya

     





    .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar